meraba rindu


: Dor Gan

kenapa hujan kembali meraba rindu yang membeku

di tepi malam ia mengurai pintalan ngilu di janinku

setelah lima ratus lapan puluh lapan jam ia menyudut di pucuk yang remuk

ia pun berkisah, sekarang liang ususnya tak lagi mengiang

giginya pun menggeli di perigi yang hilang

maka jika rindu itu jelmaan hutang, mungkinkah terbayarkan Gilang?