Jadi Kili


: Uminor

Umi, mengapa engkau jadi kili?
tahukah engkau pagi ini sangat sunyi
jangankan bunyi
detak nadiku tak kudengar lagi
bila engkau jenguk aku ke sini
meraba rindu yang ketumbi
khatifah yang kau beri tak bisa ku kaji
lagi, kiahkan lah aku dalam kiambang mu umi

Iklan

meraba rindu


: Dor Gan

kenapa hujan kembali meraba rindu yang membeku

di tepi malam ia mengurai pintalan ngilu di janinku

setelah lima ratus lapan puluh lapan jam ia menyudut di pucuk yang remuk

ia pun berkisah, sekarang liang ususnya tak lagi mengiang

giginya pun menggeli di perigi yang hilang

maka jika rindu itu jelmaan hutang, mungkinkah terbayarkan Gilang?