Memberi itu bagai Kran dan Bak


Perhatikan mana posisi yang kita lakoni sekarang ini sebagai kran atau bak? Kran fungsinya memberi (mengalirkan) air, sedangkan bak fungsinya menerima (menampung). Analogi antara kran dan bak bisa dibawa ke dalam kehidupan sehari-hari, apakah kita lebih berfungsi sebagai pemberi atau penerima?

Kran, meskipun air tinggal setetes, tapi ia tetap berikan. Bagaimana pula dengan bak, yang senantiasa menerima. Ia mampu memberi jika air yang di dalam bak sudah melimpah yang akhirnya tumpah, itu pun seolah keadaan terpaksa lantaran tidak bisa menampung lagi.

Untuk berbagi, jangan seperti bak, menunggu harta melimpah ruah baru sanggup untuk memberi kepada sesama, dan jangan selalu menerima pemberian orang tanpa berpikir untuk memberi. Jika pun kita jadi bak, maka bocorkan lah di bawah agar ketika menerima saat itu juga kesempatan untuk memberi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s