Topeng Monyet Jakarta


foto: berita jakarta.com

Razia topeng monyet di Jakarta foto: beritajakarta.com

Jakarta? Jangan kan penduduknya, ke sana saja saya belum pernah. Namun, yang satu ini sangat menarik, ketika Gubernur Jakarta, Joko Wi mengurus topeng monyet. Orang fenomenal sedunia akherat ini rupanya lebih berprikemonyetan dari pada berprikemanusiaan. Dia tampaknya lebih kasihan dengan monyet-monyet yang lebih kurus darinya itu, ketimbang anak-anak pawang topeng monyet itu. Sesaat, Joko Wi seolah jadi juragan monyet. Maaf ya Mas, bukan becanda.

ooO0Ooo

Saya coba lari ketema lain. Dari sekian banyak janji politik Jokohok saat kampanye, tak ada satupun disebutkan mereka menyelamatkan hewan, atau menertibkan topeng monyet. Kesan positifnya bagi saya, dengan penertiban topeng monyet ini, bahwa Pemerintah DKI juga perduli dengan hewan, utamanya monyet. Namun yang lebih terkesan lagi adalah, Joko Wi terus mendongkrak popularitasnya lewat  kebijakan “aneh” yang dibuatnya.

Apakah Joko Wi harus blusukan, juga hanya untuk melihat dan memastikan bahwa para topeng monyet sudah ditangkap Satpol PP? Atau dia harus langsung berhadapan dengan para topeng monyet ini, biar hati si pawang luluh, lantaran yang dihadapinya, dan akan membeli monyetnya adalah gubernur yang baik hati, juga terkenal dan fenomenal sejagad raya, lantaran sering muncul di media? Saya gak tau.

Tapi, sepertinya masih banyak janji Mas Joko Wi yang belum tuntas, meskipun sudah ada terlaksana. Bukan menyepelekan Mas Joko Wi sih, tapi apakah dinas peternakan atau semacamnya tidak bisa ngurusin topeng monyet ini, cuma dirazia sama Satpol PP dan terus pihak dinas terkait yang bayarin? Harus ya Joko Wi yang turun tangan langsung baru transaksi kebijakan itu sah dan diketahui oleh media.

Urusan gurbernur lebih dari sekedar topeng monyet. Karena masih banyak topeng-topeng yang lain mesti diurus dan lebih penting dari itu. Tapi kalau niatnya numpang makin tenar dan populer lagi fenomenal bersama topeng monyet, boleh-boleh aja sih Mas. Asal niatnya bukan sosialisasi bareng topeng monyet menuju RI 1 2014.

Sekian dulu cerita ngawur dan yang tak fokus ini. Dan cerita ini boleh diangagap fiktif belaka. Tapi, nama dan tempat adalah fakta.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s