aroma pengemis


ingin ku tulis aroma pengemis yang melingkari matamu

lantaran koin-koin kumuh itu mematai rupiah lusuh yang hampir rapuh

kau pun jemu saat kepingan itu  tak seramah dugaanmu

makianmu terjun, tersungkur ke muka tuan-tuan jalanan

 

sebatas itu kah matematika imanmu?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s