Rindu Padang Pasir


Rindu pun reda. Lihatlah, bunyi yang kau tanam melengkung di bawah riak samudera. Sumur yang kau gali mendekap di bibir hatinya. Saat fatamorgana melintasi padang pasir. Mungkin kau tak lagi mengenali. Sejak gerak kemarau mengerang di pucuk janji. Pengembara pun menyepi dan menyulam akar yang hanyut bersama sunyi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s