Masalah Jadi Enteng


Aku pikir hanya sebuah dataran tanpa bukit dan lembah dalam hidup ini, jika siapapun orang yang ingin hidupnya enjoy-enjoy saja. Ada yang mengibaratkan hidup ini bagai roda berputar, yach,,, kadang di atas, suatu saat akan di bawah atau di tengah pun jadilah. Aku pernah berpikir, aku akan merubah hidup biar setelah sukses aku akan tenang dan bahagia alias tanpa beban atau masalah. Tapi, aku pikir lagi, hal itu tak mungkin, “Tak ada bukit jika tak ada lembah atau tak ada dingin jika tak ada panas”.

Bagaimana anda menilai jika tak ada ujian ata ulangan? Di sekolah atau kampus, siswa atau mahasiswa setiap pertengahan dan akhir smester ada ujian atau ulangan harian, ini jelas untuk menentukan mereka untuk jenjang selanjutnya. Tuhan berikan cobaan dalam hidup untuk menguji seseorang apakah ia lulus atau tidak. Jika lulus naik ke derajat selanjutnya, bagai naik tangga, hingga kita sampai ke puncak.

Tuhan memberikan cobaan atau ujian pastinya bukan untuk menjerumuskan manusia ke jurang kehinaan, tapi agar manusia memanfaatkan apa yang ada dalam dirinya untuk keluar dari masalah itu. maka kita dalam hidup ini bukan menghindar, dari masalah melainkan menuntaskan juga menyelesaikan masalah yang diberikan.
Persoalan-persoalan hidup harus diselesaikan bukan justru dihilangkan. Kita kaya, bukankah seharusnya kita sudah tenang juga bahagia, karena apa yang kita butuhkan selalu terpenuhi. Namun disisi kekayan itu, kita dihinggapi bermacam cobaan atau maslah dan tak mungkin dapat diselesaikan dengan kekayaan itu. Berarti bukan kekayaan yang menyelesaikan masalah hidup, terkadang kekayaan membawa persoalan hidup.

Jika dirundung masalah (ujian atau cobaan), hadapilah dengan pikiran tenang dan jernih agar masalah tidak makin keruh. Bersabar merupakan sebuah kunci untuk menghadapi masalah. Dan diwaktu mendapat masalah, sebagai makhluk sosial, yang saling membutuhkan, berbagilah dengan orang lain, mungkin keluarga, saudara, sahabat, teman, kerabat, atau tetangga dapat membantu memberikan solusi. Dan jangan lupa, mengadulah sama Allah Subhanahu wata’ala.

“Inna ma’al ‘usri yusraa. fa inna ma’al ‘usri yusro”, Sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemdahan. Maka sesungguhnya setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Firman Allah Subhanahu wata’ala tersebut termaktub dalam Surah Al Insyirah ayat 5 dan 6.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s