Dunia Maya untuk Lestarinya Budaya


“Siapa saja yang ingin menyampaikan budaya lewat media ini, dapat dengan leluasa dan sepuasnya. Jika ia bisa menulis, pastinya media ini sangat bermanfaat untuk menampung tulisan-tulisan tentang budaya yang ada di Indonesia, yang suka fotografi, ia juga bisa upload (unggah) foto-foto tentang budaya ke web, blog, akun dia di jejaring sosial, atau di penyedia slide foto. Bagi mereka yang suka bikin video, atau film dokumenter, tidak ada hambatan untuk menayangkannya, meski tidak dapat ditayangkan di televisi lokal maupun nasional. Mereka dapat upload di jejaring sosial, web, blog juga, atau misalnya you tube.”

Teknologi makin maju. Manusia sangat bergantung pada teknologi. Sentuhan teknologi sangat bermanfaat dan memberi damfak yang luar biasa bagi manusia. Televisi, Radio, atau Internet (dunia maya) merupakan teknologi yang dapat dijadikan media untuk menyampaikan apa saja. Televisi dan radio belum digunakan sebaik mungkin untuk melestarikan budaya dan nilai luhur bangsa. Masih banyak tayangan yang tidak berasas kebudayaan timur, akan tetapi mereka bikin film atau sinetron dan tayangan lainnya yang bermuatan unsur budaya lain. Juga belum ada tayangan yang mengarah pada pendidikan budaya.

Di desa atau di kota, hampir di setiap rumah ada televisi. Dan mungkin setiap orang punya radio, bisa saja di telepon genggamnya ada radio. Kehawatiran sangat dirasakan. Ketika anak-anak, remaja maupun yang sudah dewasa tidak lagi menegetahui budaya aslinya. Ia juga tidak mengetahui bagaimana nilai-nilai luhur bangsa ini. Mereka terdoktrin dengan tayangan-tayangan yang mempunyai unsur buadaya luar. Tidak dapat berbuat banyak untuk mengatasi ini, karena dunia pertelevisian termasuk dunia bisnis.

Teknologi internet (dunia maya) dapat digunakan sebagai media alternativ untuk mengatasi masalah di atas, untuk mensosialisasikan budaya dan nilai luhur bangsa. Bisa dengan membuat situs web, blog, group di jejaring sosial, video atau film dokumenter di situs peneyedia alat yang sesuai. Mengkampanyekan budaya Indonesia lewat media ini bisa lebih cepat daripada lewat televisi dan radio. Karena rata-rata setiap orang bersentuhan dengan media ini.

Siapa saja yang ingin menyampaikan budaya lewat media ini, dapat dengan leluasa dan sepuasnya. Jika ia bisa menulis, pastinya media ini sangat bermanfaat untuk menampung tulisan-tulisan tentang budaya yang ada di Indonesia, yang suka fotografi, ia juga bisa upload (unggah) foto-foto tentang budaya ke web, blog, akun dia di jejaring sosial, atau di penyedia slide foto. Bagi mereka yang suka bikin video, atau film dokumenter, tidak ada hambatan untuk menayangkannya, meski tidak dapat ditayangkan di televisi lokal maupun nasional. Mereka dapat upload di jejaring sosial, web, blog juga, atau misalnya you tube.

Jadi setiap orang dapat memanfaatkan media internet untuk melestarikan budaya dan nilai luhur bangsa ini. Pastinya bisa lewat tulisan panjang atau pendek, lewat foto-foto, atau lewat video. Maka jangan sampai kalah dengan pemanfaatan orang luar yang menyebarkan budayanya lewat media. Mereka sudah memanfaatkan semua jenis media dan ragam teknologi untuk kebudayaan mereka, meski bukan penyebaran budaya tujuan mereka.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s